
PALEMBANG, SUMATERA SELATAN — PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman dan berkeselamatan dengan menghadiri Rapat Persiapan Penyusunan Rencana Aksi Keselamatan (RAK) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Dirgantara Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan.
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, H. Yanuar Syafrin, S.E., M.Si. Kegiatan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan (stakeholders) dari berbagai instansi terkait, antara lain Kepala Sub Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sumatera Selatan, Aldion Eka Nanda; perwakilan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Selatan; Dinas PUBM-TR (Bina Marga) Provinsi Sumatera Selatan; Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan; serta tim konsultan pengerjaan RAK Provinsi Sumatera Selatan.
Agenda utama rapat difokuskan pada pemaparan serta penghimpunan masukan konstruktif dari masing-masing instansi untuk penyusunan Dokumen Rencana Aksi Keselamatan LLAJ Provinsi Sumatera Selatan. Penyusunan RAK ini merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengedepankan pendekatan 5 Pilar Keselamatan Jalan.
Dalam kesempatan tersebut, Kasubag Pelayanan PT Jasa Raharja Sumsel, Aldion Eka Nanda, menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam menekan angka fatalitas kecelakaan.
“PT Jasa Raharja tidak hanya berfokus pada penyerahan santunan bagi korban kecelakaan, tetapi juga berkomitmen penuh dalam upaya pencegahan hilirnya. Melalui penyusunan RAK LLAJ ini, kami siap menyelaraskan data, program mitigasi pencegahan kecelakaan, serta peningkatan fasilitas keselamatan bersama instansi terkait demi melindungi masyarakat Sumatera Selatan di jalan raya,” ujar Aldion.
Mulkan, Kepala Kantor Wilayah Sumatera Selatan menyampaikan bahwa Melalui forum diskusi ini, seluruh instansi yang hadir bersepakat untuk memperkuat koordinasi, pemetaan area rawan kecelakaan, integrasi penanganan pascakecelakaan (post-crash response), serta edukasi berlalu lintas secara masif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas secara berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan dengan penyusunan dokumen Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan jalan di Provinsi Sumatera Selatan.